Doa 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan Lengkap dengan Amalan dan Keutamaannya

Doa 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan Lengkap dengan Amalan dan Keutamaannya
Ilustrasi.

Tak terasa, Ramadhan 1447 H kini telah memasuki babak paling istimewa yang selalu dinantikan seluruh umat Islam. Sepertiga akhir bulan puasa pun resmi telah tiba.

Bagi umat Islam, ini bukan sekadar penghitung mundur menuju hari raya Idul Fitri. Ini adalah kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah yang hanya datang setahun sekali.

Rasulullah SAW dikenal semakin menggiatkan ibadahnya di penghujung Ramadhan, bahkan membangunkan seluruh anggota keluarga agar turut beribadah bersama.

Maka sudah selayaknya setiap muslim memperbanyak doa dan amalan terbaik. Jangan biarkan hari-hari terakhir ini berlalu tanpa meninggalkan makna berarti.

Kapan 10 Hari Terakhir Ramadhan 2026?

Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama menetapkan awal Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara Muhammadiyah memulainya sehari lebih awal.

Perbedaan awal puasa ini membuat jadwal 10 hari terakhir Ramadhan pun berbeda antara dua versi. Simak rinciannya sesuai penetapan masing-masing di bawah ini.

Versi Pemerintah dan NU:

  1. Hari ke-21: Rabu, 11 Maret 2026
  2. Hari ke-22: Kamis, 12 Maret 2026
  3. Hari ke-23: Jumat, 13 Maret 2026
  4. Hari ke-24: Sabtu, 14 Maret 2026
  5. Hari ke-25: Minggu, 15 Maret 2026
  6. Hari ke-26: Senin, 16 Maret 2026
  7. Hari ke-27: Selasa, 17 Maret 2026
  8. Hari ke-28: Rabu, 18 Maret 2026
  9. Hari ke-29: Kamis, 19 Maret 2026
  10. Hari ke-30: Jumat, 20 Maret 2026

Versi Muhammadiyah (KHGT):

  1. Hari ke-21: Selasa, 10 Maret 2026
  2. Hari ke-22: Rabu, 11 Maret 2026
  3. Hari ke-23: Kamis, 12 Maret 2026
  4. Hari ke-24: Jumat, 13 Maret 2026
  5. Hari ke-25: Sabtu, 14 Maret 2026
  6. Hari ke-26: Minggu, 15 Maret 2026
  7. Hari ke-27: Senin, 16 Maret 2026
  8. Hari ke-28: Selasa, 17 Maret 2026
  9. Hari ke-29: Rabu, 18 Maret 2026
  10. Hari ke-30: Kamis, 19 Maret 2026

Bacaan Doa 10 Hari Terakhir Ramadhan

Selain memperbanyak ibadah, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa. Berikut bacaan doa harian lengkap dari hari ke-21 hingga hari ke-30 Ramadhan.

Doa Malam Lailatul Qadar

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap malam selama 10 hari terakhir Ramadhan. Ini adalah doa yang langsung diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA.

Arab: اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.

Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau menyukai maaf, maka maafkanlah aku.”

Doa Hari Ke-21

Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِيهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَلَا تَجْعَلِ الشَّيْطَانَ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيلاً وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ لِي مَنْزِلاً وَمَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِينَ

Latin: Allaahummaj ‘al lii fiihi ilaa mardhootika daliilaan wa laa taj’alis syaithooni fiihi ‘alayya sabiilan waj’alil jannata lii manzilann wa maqiilaan yaa qoodiya hawaaijit thoolibiin.

Artinya: “Ya Allah, berikan padaku di bulan ini petunjuk menuju ridho-Mu. Jangan biarkan setan menemukan jalan dalam diriku. Jadikan surga tempat kembali dan menetapku. Wahai Yang memenuhi kebutuhan setiap pencari.”

Doa Hari Ke-22

Arab: اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي فِيْهِ أَبْوَابَ فَضْلِكَ وَاَنْزِلْ عَلَيَّ فِيْهِ بَرَكَاتِكَ وَوَفِّقْنِي فِيْهِ لِمُوْجِبَاتِ مَرْضَاتِكَ وَأَسْكِنِّى فِيْهِ بُحْبُوْحَاتِ جَنَّاتِكَ يَا مُحِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّينَ

Latin: Allaahummaf tahlii fiihi abwaaba fadlika wa anzil ‘alayya fiihi barokaatika wa waffiqnii fiihi limuujibaati mardhotika wa askinni fiihi buhbuuhaati jannatika yaa mujiiba da’watil mudtorriin.

Artinya: “Ya Allah, bukakan bagiku pintu anugerah-Mu. Turunkan berkah-Mu kepadaku. Bantulah aku meraih keridhaan-Mu. Karuniakan keindahan surga-Mu. Wahai Yang menjawab doa mereka yang menderita.”

Doa Hari Ke-23

Arab: اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي فِيْهِ مِنَ الذُّنُوْبِ وَطَهِّرْنِي فِيْهِ مِنَ الْعُيُوْبِ وَامْتَحِنْ قَلْبِي فِيْهِ بِتَقْوَى الْقُلُوْبِ يَا مُقِيلَ عَثَرَاتِ الْمُذْنِبِينَ

Latin: Allahummagh silnii fiihi minadz dzunuubi wa thahhirnii fiihi minal ‘uyuubi wamtahin qalbii fiihi bitaqwal quluubi yaa muqiila ‘atsaraatil mudznibiin.

Artinya: “Ya Allah, sucikanlah aku dari dosa-dosa dan bersihkan diriku dari keburukan. Tanamkan ketakwaan di hatiku. Wahai Yang Maha Pengampun atas kesalahan orang yang berdosa.”

Doa Hari Ke-24

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِيْهِ مَا يُرْضِيْكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيْكَ وَأَسْأَلُكَ التَّوْفِيقَ فِيْهِ لأَنْ أُطِيْعَكَ وَلا أَعْصِيَكَ يَا جَوَادَ السَّائِلِينَ

Latin: Allaahumma innii as aluka fiihi maa yurdiika wa a’uudzubika mimmaa yukdziika wa as alukat taufiiqo fiihi lan utii’aka wa laa ‘asiyaka yaa jawaadas saa iliin.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon hal yang mendatangkan ridho-Mu. Aku berlindung dari hal yang mendatangkan murka-Mu. Bimbing aku menaati perintah-Mu dan jauhkan dari maksiat. Wahai Yang Maha Pemurah kepada setiap pemohon.”

Doa Hari Ke-25

Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيْهِ مُحِبًّا لأَوْلِيَائِكَ وَمُعَادِيًا لأَعْدَائِكَ مُسْتَنًّا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّينَ

Latin: Allaahummaj ‘alnii fiihi muhibban li auliyaaika wa mu’aa diyan li a’daaika mustannan bisunnati khaatami anbiyaaika yaa ‘aasima quluubin nabiyyiin.

Artinya: “Ya Allah, jadikan aku termasuk mereka yang mencintai para kekasih-Mu, memusuhi para musuh-Mu, dan berpegang teguh pada sunnah Nabi terakhir-Mu. Wahai Yang Memelihara qalbu para Nabi.”

Doa Hari Ke-26

Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِي فِيْهِ مَشْكُورًا وَذَنْبِي فِيْهِ مَغْفُورًا وَعَمَلِي فِيْهِ مَقْبُولاً وَعَيْبِي فِيْهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِينَ

Latin: Allaahummaj ‘al sa’yii fiihi masykuuron wa dzanbii fiihi maghfuuron wa ‘amalii fiihi maqbuulan wa ‘aibii fiihi mastuuron yaa asma’as saami’iin.

Artinya: “Ya Allah, jadikan setiap usahaku disyukuri, seluruh dosaku diampuni, amal-amalku diterima, dan semua kekuranganku ditutupi. Wahai Yang Maha Mendengar dari segala yang mendengar.”

Doa Hari Ke-27

Arab: اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَصَيِّرْ أُمُورِي فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَاقْبَلْ مَعَاذِيْرِي وَحُطَّ عَنِّي الذَّنْبَ وَالْوِزْرَ يَا رَؤُوفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِينَ

Latin: Allaahummar zuqnii fiihi fadla lailatil qodri wa soyyir umuurii fiihi minal ‘usrii ilal yusri waqbal ma’aadzirii wa hutta ‘anni dzanba wal wizro yaa rouufan bi’ibaadihis shoolihiin.

Artinya: “Ya Allah, anugerahkan padaku keberuntungan malam Lailatul Qadar. Jadikan urusanku yang sulit menjadi mudah. Terimalah uzurku dan maafkan segala dosa serta kesalahanku. Wahai Yang Mengasihi hamba-hamba-Nya yang saleh.”

Doa Hari Ke-28

Arab: اللَّهُمَّ وَفِّرْ حَظِّي فِيْهِ مِنَ النَّوَافِلِ وَأَكْرِمْنِي فِيْهِ بِإِحْضَارِ الْمَسَائِلِ وَقَرِّبْ فِيْهِ وَسِيْلَتِي إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ يَا مَنْ لَا يَشْغَلُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّينَ

Latin: Allaahumma waffir hadzdzii fiihi minan nawaafili wa akrimnii fiihi bi ihdhooril masaaili wa qorrib fiihi wasiilati ilaika min bainal wasaaili yaa man laa yasy gholuhul ilhaahal mulih hiin.

Artinya: “Ya Allah, anugerahkan kemampuan memperbanyak shalat sunnah kepadaku. Muliakan aku dengan pemenuhan keperluanku dan dekatkan aku menuju-Mu. Wahai Yang Tidak Pernah Jemu mendengar keluhan para pemohon.”

Doa Hari Ke-29

Arab: اللَّهُمَّ غَشِّنِي فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَارْزُقْنِي فِيْهِ التَّوْفِيقَ وَالْعِصْمَةَ وَطَهِّرْ قَلْبِي مِنْ غَيَاهِبِ التُّهْمَةِ يَا رَحِيمًا بِعِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ

Latin: Allaahumma ghosy syinii fiihi birrohmati warzuqnii fiihit taufiiqo wal ‘ismata wa tohhir qolbii min ghoyaa hibit tuhmati yaa rohiiman bi’ibaadihil mukminiin.

Artinya: “Ya Allah, curahkan rahmat-Mu kepadaku. Anugerahkan petunjuk dan penjagaan-Mu. Bersihkan hatiku dari segala cela. Wahai Yang Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.”

Doa Hari Ke-30

Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَالْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَيَرْضَاهُ الرَّسُولُ مُحْكَمَةً فُرُوعُهُ بِالأُصُولِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ الطَّاهِرِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Latin: Allaahummaj’al siyaamii fiihi bis syukri walqubuuli ‘ala maa tardoohu wayardoohur rosuulu muhkamatan furu’uhu bil usuuli bihaqqi sayyidinaa Muhammadin wa ‘aalihit thoo hiriina wal hamdulillaahir robbil ‘aalamiin.

Artinya: “Ya Allah, terimalah puasaku dengan penuh rasa syukur. Jadikan puasaku mendatangkan ridha-Mu dan ridha Rasul-Mu. Demi hak junjungan kami Muhammad dan keluarganya yang suci. Segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.”

Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Selain memperbanyak doa, ada sejumlah amalan yang sangat dianjurkan selama 10 malam terakhir Ramadhan. Inilah saat paling tepat untuk menggenjot kualitas ibadah.

Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim bahkan membangunkan para istrinya agar turut beribadah. Beliau sendiri mengencangkan ikat pinggang sebagai simbol kesungguhan.

  1. Memperpanjang Shalat Malam. Rasulullah SAW menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan shalat, zikir, dan doa hingga waktu fajar. Barangsiapa yang mendirikan shalat dengan iman dan harapan pahala, dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.
  2. I’tikaf di Masjid. Berdiam diri di masjid khusus untuk beribadah adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW tak pernah meninggalkan i’tikaf di 10 hari terakhir Ramadhan sepanjang hidupnya.
  3. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an di penghujung Ramadhan memiliki keutamaan besar. Banyak muslim menjadikan momen ini sebagai target khatam Al-Qur’an setidaknya satu kali.
  4. Memperbanyak Sedekah. Bersedekah di akhir Ramadhan bukan hanya zakat fitrah, tetapi juga sedekah sunnah berupa makanan, pakaian, atau santunan kepada fakir miskin dan anak yatim di sekitar kita.
  5. Memperbaiki Hubungan dengan Sesama. Meminta maaf, memaafkan, dan menjaga tali silaturahmi adalah amalan yang melengkapi ibadah di akhir Ramadhan. Hubungan yang bersih memperberat timbangan kebaikan.

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Mengapa 10 hari terakhir begitu istimewa dibanding hari-hari lainnya? Ada sejumlah keistimewaan nyata yang menjadikan periode ini jauh berbeda dari malam-malam Ramadhan biasa.

1. Terdapat Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang beribadah dengan sungguh-sungguh di malam ini, dosanya akan diampuni sepenuhnya oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadar ayat 2-3 bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Tidak ada malam lain dalam setahun yang menandingi keistimewaannya.

2. Malam Diturunkannya Al-Qur’an

Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada salah satu malam di 10 hari terakhir Ramadhan. Hal ini menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan Al-Qur’an yang paling utama.

Momen ini sepatutnya mendorong setiap muslim untuk lebih banyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an. Bukan hanya membacanya, tetapi juga merenungkan maknanya.

3. Para Malaikat Turun ke Bumi

Pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir, para malaikat termasuk Malaikat Jibril turun ke bumi membawa rahmat. Mereka mengaminkan setiap doa yang dipanjatkan oleh hamba-hamba Allah yang taat.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadar ayat 4 bahwa pada malam itu turun malaikat-malaikat dengan izin Tuhan mereka. Ini adalah waktu terbaik untuk berdoa dengan penuh khusyuk.

4. Pintu Langit Terbuka Lebar

Setiap amal ibadah yang dikerjakan di 10 hari terakhir Ramadhan mendapat pahala yang berlipat ganda. Pintu langit terbuka dan peluang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sangat besar.

Inilah waktu yang paling tepat untuk memohon ampunan, meminta rahmat, dan memperbaiki diri. Jangan lewatkan momen emas ini dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.

5. Penutup Amal yang Sempurna

Nilai sebuah amal ditentukan dari penutupannya. Ramadhan yang diakhiri dengan ibadah maksimal akan memberikan bekal pahala yang luar biasa hingga Ramadhan berikutnya tiba.

Kesungguhan beribadah di akhir Ramadhan juga mencerminkan rasa syukur atas nikmat bertemu bulan yang mulia ini. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk merasakannya setiap tahun.

Tips Memaksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Bagi yang ingin benar-benar memanfaatkan sisa waktu Ramadhan, beberapa langkah sederhana ini bisa membantu menjaga konsistensi ibadah hingga hari terakhir.

  1. Buat jadwal ibadah harian agar tidak ada waktu yang terlewat begitu saja tanpa amalan berarti.
  2. Kurangi aktivitas yang menguras energi tanpa manfaat spiritual, seperti hiburan berlebihan atau begadang sia-sia.
  3. Siapkan catatan doa pribadi untuk dibaca setiap malam, termasuk doa harian Ramadhan dari hari ke-21 hingga ke-30.
  4. Ajak anggota keluarga untuk beribadah bersama, sebagaimana Rasulullah SAW membangunkan istri-istrinya di malam-malam akhir Ramadhan.
  5. Sisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah kepada yang membutuhkan sebelum Ramadhan benar-benar berakhir.

Setiap detik di 10 malam terakhir Ramadhan begitu berharga. Jangan biarkan kesibukan mempersiapkan hari raya mengalihkan fokus dari ibadah yang jauh lebih utama dan bernilai.